News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 22 Mei 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 44,25 poin atau menguat 0,75% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 5.925,42 - 5.996,54. Sebanyak 243 saham ditutup menguat, 155 saham melemah dan 140 saham stagnan. Sementara secara sektoral, seluruh sektor yang diperdagangkan ditutup menguat dengan dipimpin oleh sektor Properti dan Aneka Industri. Menguatnya IHSG kemarin dipengaruhi oleh sentimen terkait pengumuman hasil Pemilu dimana Presiden Incumbent, Joko Widodo, kembali terpilih sebagai Presiden RI periode 2019-2024. Kabar tersebut direspon positif oleh pelaku pasar di tengah-tengah sentimen negatif melemahnya nilai tukar Rupiah dan tekanan eksternal terkait memanasnya tensi perang dagang AS-Tiongkok. Aksi belli investor domestik dan aksi beli selektif investor asing, turut menopang penguatan IHSG. Investor asing tercatat melakukan aksi beli selektif di beberapa saham unggulan seperti ITMG, INTP, BBCA, ICBP, ASII, BBNI dan ADRO. Namun meski demikian, secara keseluruhan, investor asing masih mencatatkan aksi net sell mencapai Rp. 532 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual yakni BBRI, BMRI, TLKM, SMGR dan GGRM.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,77%, Indeks Nasdaq menguat 1,08% dan Indeks S&P menguat 0,85%. Menguatnya indeks tadi malam dipengaruhi oleh sikap pemerintah AS yang melonggarkan batasannya pada Huawei Technologies. Pemerintah AS memberikan kelonggaran atau lampu hijau kepada Huawei untuk membeli barang-barang dari AS hingga dengan 19 Agustus 2019. Kabar tersebut kemudian mendongkrak harga saham-saham perusahaan pembuat chip sekaligus mengerek indeks Philadelphia naik 2,1%, dan mengakhiri penurunannya selama tiga hari secara beruntun. Saham-saham pemasok Huawei seperti Intel, Qualcomm, Xilinx dan Broadcom masing-masing naik antara 1% dan 4,6%. Sementara saham sektor teknologi naik 1,2% dan kenaikan terbesar di sektor-sektor utama indeks S&P. Keputusan tersebut juga untuk sementara menghilangkan kekhawatiran investor terkait eskalasi perang dagang lanjutan antara AS-Tiongkok.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,48% yang turut ditopang oleh sentimen menguatnya indeks di bursa Wall Street tadi malam setelah pemerintah AS memutuskan untuk menunda larangan terhadap Huawei.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen positif terkait berkurangnya kekhawatiran terhadap perang dagang AS-Tiongkok. Namun pergerakan IHSG diperkirakan akan dibayangi oleh sikap investor yang mencermati dinamika politik domestik paska penetapan hasil Pemilu. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 5919/5887 - 5990/6029.

Cermati :
ADRO, ASII, BBNI, BBTN, EXCL, INTP, JSMR, LPPF, SMGR
       

BERITA EMITEN

INTP : Mengincar pertumbuhan volume penjualan di kisaran 3%-4% pada tahun ini sejalan dengan potensi peningkatan pasar infrastruktur dan properti pada semester II-2019.
Rekomendasi : Netral
 
BKSL : Memproyeksikan pertumbuhan pendapatan pada tahun ini sekitar 10%-15%. Target tersebut bakal tercapai seirng dengan adanya empat tower yang menyasar segmen high rise sedang dipasarkan. Di Q1-2019, pendapatan tercatat sebesar Rp. 219,69 miliar atau turun 53,8% secara tahunan. Sementara laba bersih turun 123% dari Rp. 124,68 miliar menjadi Rp. 55,72 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
ACST : Optimistis kembali mencetak keuntungan sehalan dengan strategi yang telah disiapkan perseroan setelah sempat membukukan kerugian pada Q1-2019. Perseroan tetap fokus pada bisnis infrastruktur dan soil improvement. Total kontrak baru yang dikantongi perseroan senilai Rp. 1,4 triliun per Mei 2019 atau 10% dari target tahun 2019.
Rekomendasi : Netral
 
TPMA : Menggengam kontrak pengangkutan 11 juta ton dengan nilai US$ 43,8 juta. Utilisasi kapal perseroan juga sudah maksimal. Untuk tahun 2019, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 15%-20%. Perseroan juga menargetkan menambah 6 set kapal tunda dan tongkang untuk meningkatkan kinerja di tengah tingginya permintaan pengangkutan batu bara.
Rekomendasi : Netral
 
BBTN : Menargetkan rasio dana murah dari produk giro dan tabungan (current account savinf account/CASA) akan naik 262 bps menjadi 46,02%. Rasio CASA yang besar akan membantu menekan biaya dana.
Rekomendasi : Netral
 
TBIG : Perseroan menargetkan pertumbuhan 3000 tenant baru. Jumlah tersebut meningkat 20% di bandingkan realisasi tenant baru tahun lalu sebanyak 2500 penyewa . Untuk menggaet 3000 tenant baru, perseroan harus menggelar ekspansi pembangunan 1000 menara baru, sedangkan sisanya mengandalkan kolokasi sebanyak 2000 menara. Untuk mendukung target tersebut perseroan menyiapkan belanja modal antara 1 triliun – 1,5 triliun.
Rekomendasi : Netral
 
UNVR : Perseroan akan membagikan dividen sebesar 99,25% atau setara dengan Rp 9 triliun. Rasio pembagian dividen ini menyusut tipis di banding tahun tahun sebelumnya. Tahun lalu perseroan telah membagi dividen Rp 410 per saham, bulan depan perseroan akan membagikan dividen Rp 775 per saham. Sehingga secara total pemegang saham mendapat Rp 1,185 per saham.
Rekomendasi : Netral
 
SSIA : Perseroan masih memfokuskan bisnis di proyek pengembangan kawasan industri di subang, jawa barat. Untuk pengembangan proyek ini, perseroan membutuhkan dana Rp 4 triliun baik untuk pembebasan lahan maupun pengembangan kawasan industry seluas 2.000 hektar. Untuk memuluskan proyek tersebut, perseroan mengandalkan beberapa alternative pendanaan diantaranya divestasi asset, penjualan kepemilikan sahamdi jalur tol Cikopo – Palimanan, serta perilisan obligasi.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 19 Agustus 201919 Aug 2019 08:50

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup naik 29,07 poin atau menguat 0,47% setelah bergerak sideways dalam range 6.235,70 - 6.292,38. Sebanyak 200 saham ditutup menguat, 182 [ ... ]

Read more...
Morning Note 16 Agustus 201916 Aug 2019 09:00

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 9,75 poin atau melemah –0,16% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak melemah dalam range 6.161,67 - 6.257,59. Sebanyak 267 [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Agustus 201915 Aug 2019 08:48

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 56,37 poin atau menguat 0,91% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.240,20 - 6.274,58. Sebanyak 250 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 13 Agustus 201913 Aug 2019 08:56

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 31,54 poin atau melemah –0,50% setelah bergerak sideways dalam range 6.245,28 – 6.309,10. Sebanyak 251 saham ditutup melemah, [ ... ]

Read more...
Morning Note 9 Agustus 201909 Aug 2019 08:51

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya dimana IHSG ditutup naik 70,48 poin atau menguat 1,14% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF