News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 12 November 2019

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 29,25 poin atau melemah –0,47% setelah bergerak sideways dalam range 6.127,88 - 6.182,82. Sebanyak 247 saham ditutup melemah, 155 saham menguat dan 154 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak 8 sektor menekan pergerakan IHSG dengan pelemahan terbesar ada pada sektor Pertambangan dan Infrastruktur masing-masing –2,84% dan –0,85%. Melemahnya IHSG tersebut sejalan dengan pergerakan indeks di bursa kawasan regional yang tertekan oleh ketidakpastian penyelesaian perang dagang AS-Tiongkok fase satu setelah kedua belah pihak saling klaim sepihak mengenai penghapusan tarif tambahan impor dimana Tiongkok mengklaim bahwa AS sepakat untuk menghapus tarif yang kemudian dibantah oleh Presiden AS, Donald Trump. Sementara itu di sisi lain, pelaku pasar khususnya di kawasan regional, bersikap hati-hati setelah Hong Kong resmi mengalami resesi.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow ditutup menguat 0,04%. Sementara indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup melemah masing-masing –0,13% dan –0,20%. Bervariasinya penutupan indeks tadi malam dimana indeks Nasdaq dan S&P melemah dipengaruhi oleh ketidakpastian mengenai progres pembicaraan dagang AS-Tiongkok. Ketidakpastian tersebut mencuat setelah Presiden Trump mengatakan bahwa AS hanya akan membuat kesepakatan perdagangan apabila hal itu adalah “kesepakatan yang tepat” untuk AS. Trump juga menyebutkan bahwa ada laporan yang salah bahwa AS bersia menarik tarif yang telah berlaku sebagai bagian dari kesepakatan dagang fase satu. Pernyataan Trump akhir pekan kemarin tersebut menekan optimisme berakhirnya perang dagang AS-Tiongkok yang sudah berlangsung selama 16 bulan. Trump juga mengatakan bahwa negosiasi dagang AS-Tiongkok berjalan lebih lambat daripada yang harapannya, tapi keinginan Tiongkok untuk mencapai kesepakatn lebih besar daripada keinginannya.
Di sisi lain, kekerasan di Hong Kong dalam aksi protes yang telah memasuki bulan keenam juga membayangi pasar saham yang juga mendorong Hong Kong mengalami resesi. Sementara itu, indeks Dow mampu ditutup menguat dengan ditopang oleh naiknya saham Boeing 4,55% setelah Boeing mengutarakan ekspektasinya bahwa regulator AS akan menyetujui kembali layanan komersial jet 737 MAX dalam beberapa pekan mendatang. Investor selanjutnya akan mencermati komentar Presiden Trumo mengenai isu perdagangan pada hari ini waktu setempat, dimana Trump dijadwalkan akan berbicara dalam agendaThe Economic Club of New York. Investor juga menantikan penyampaian testimony ketua The Fed AS, Jerome Powell pada pekan ini, rilis sejumlah data ekonomi serta rilis laporan keuangan beberapa emiten besar seperti Walmart, Cisco System dan Nvidia Corp.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat tipis 0,02% dimana sentimen ketidakpastian kesepakatan dagang AS-Tiongkok dan gejolak politik di Hong Kong, diimbangi oleh melemahnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan masih berpotensi rawan akan tekanan khususnya tekanan eksternal. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6123/6098 - 6178/6208.

Cermati :
BBRI, ERAA, TLKM, GGRM, ITMG, LPPF
 

BERITA EMITEN

ADHI : Masih berharap ada pembayaran dari proyek Light Rail Transit (LRT) kembali sebelum berganti tahun. Sebelumnya perseroan telah menerima pembayaran senilai Rp. 1,4 triliun termasuk pajak untuk proyek yang diterima dari PT. KAI (Persero) selaku pengelola proyek LRT. Perseroan sudah mengajukan kurang lebih Rp. 1,2 triliun untuk pembayaran berikutnya.
Hingga ahir kuartal III 2019 perseroan mencatatkan kontrak baru senilai Rp 7,6 triliun, masih di bawah target yang sebesar Rp 30 triliun. Pendapatan perseroan turun 5,20% secara yoy menjadi 8,94 triliun. Namun perseroan memiliki proyek joint operation jalan tol yang sudah membuahkan hasil. Alhasil perseroan mencatatkan kenaikan laba 4,68% menjadi Rp 351,22 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
DMAS : Masih belum puas dengan pemasaran 54,7 ha lahan yang terdiri dari 42,5 ha lahan industri dan 12,2 ha lahan komersial. Perseroan kini mengincar pemasaran hingga dengan 150 ha. Target perseroan tahun ini pendapatan sebesar Rp. 1,26 triliun dan laba bersih sebesar Rp. 704 miliar dan sudah terlampaui.
Rekomendasi : Netral
 
PBID : Memperkirakan margin laba bersih dapat melebar tahun 2020 seiring dengan penambahan pasar baru dan kenaikan harga resin. Untuk tahun 2020, perseroan menargetkan margin laba bersih di level 6%-7% dibanding tahun ini yang sebesar 5%-6%.
Rekomendasi : Netral
 
BMRI : Menargetkan pertumbuhan kredit usaha kecil dan menengah tahun ini sekitar 8%-9% secara tahunan. Sementara untuk tahun 2020, perseroan menargetkan kredit UKM tumbuh double digit.
Rekomendasi : Netral
 
TOWR : Perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 2,6 triliun pada tahun depan.  Nilai tersebut turun 26% di bandingkan belanja modal tahun lalu sebesar Rp 3,5 triliun. Belanj modal tahun depan di patok lebih rendah lantaran perseroan bakal mengoptimalkan penyewaan menara untuk operator ketimbang menmbangun menara baru.
Rekomendasi : Netral
 
PTPP : Perseroan akan menerbitkan obligasi dengan nilai pokok Rp 1,25 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan II PTPP dengan target dana mencapai Rp 3 triliun.  Dana yang di peroleh akan di gunakan untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo sebesar Rp 300 miliar.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 6 Desember 201906 Dec 2019 08:47

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 39,24 poin atau menguat 0,64% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.131,59 - 6.157,93. Sebanyak 215 saham ditutup [ ... ]

Read more...
Morning Note 5 Desember 201905 Dec 2019 08:52

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 21,02 poin atau melemah –0,34% setelah bergerak melemah di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.095,31 - 6.127,98. Sebanyak 256 [ ... ]

Read more...
Morning Note 4 Desember 201904 Dec 2019 09:06

IHSG di perdagangan kemarin masih melanjutkan penguatannya meski secara terbatas. IHSG ditutup naik 3,84 poin atau menguat 0,06% setelah bergerak sideways dalam range 6.107,64 - 6.148,37. [ ... ]

Read more...
Morning Note 3 Desember 201903 Dec 2019 08:50

IHSG di perdagangan kemarin ditutup naik 118,23 poin atau menguat 1,97% setelah di sepanjang sesi perdagangan bergerak positif dalam range 6.023,01 - 6.130,06. Sebanyak 284 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 2 Desember 201902 Dec 2019 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat dan mengakhiri pelemahannya selama enam hari perdagangan secara beruntun. IHSG ditutup naik 58,77 poin atau menguat 0,99% setelah [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF