News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Ibu Fenny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 24 Agustus 2020

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup turun 22,36 poin atau melemah -0,42% setelah bergerak melemah sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 244 saham di tutup turun, 163 saham di tutup naik dan 173 saham di tutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 8 sektor di tutup melemah dengan pelemahan terbesar di pimpin oleh sektor Aneka Industri di susul oleh sektor Industri Dasar yang melemah masing – masing -1,19% dan -1,09%. Melemahnya IHSG di warnai aksi profit taking oleh investor setelah sebelumnya IHSG menguat secara 6 hari beruntun. Sentimen datang dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia Agustus 2020 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 4,00%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,75%. Gubernur BI, Perry Warjiyo menyebutkan keputusan ini konsisten dengan perlunya menjaga stabilitas eksternal di tengah inflasi yang diperkirakan akan tetap rendah.Investor asing mencatatkan aksi jual di pasar reguler sebesar Rp 319 miliar dengan saham – saham yang paling banyak di jual yakni BBNI, TLKM, FREN, JSMR, INKP.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan akhir pekan kemarin ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,69%, Indeks Nasdaq menguat 0,42% dan Indeks S&P menguat 0,34%. Menguatnya indeks tersebut di dukung oleh rilis data ekonomi AS dan naiknya saham Apple 5,15%. Data ekonomi AS periode Agustus 2020 tersebut yakni Markit Manufacturing PMI Flash yang tercatat naik dari 50,9 ke 53,6 ; Markit Services PMI Flash yang tercatat naik dari 50 ke 54,8, Markit Composite PMI Flash tercatat 50,3 ke 54,7 dan Existing Home Sales tercatat naik dari 20,2% ke 24,7%. Mengingkatnya data Markit tersebut dikarenakan perusahaan-perusahaan di sektor manufaktur dan jasa mencatat kenaikan dalam pesanan baru. Kenaikan tajam yang tidak terduga dalam data ekonomi tersebut melanjutkan pola data ekonomi AS yang menggambarkan pemulihan yang tidak stabil dari resesi akibat pandemi Covid-19, meskipun masih dipandang pada jalur yang benar. Sebelumnya Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim tunjangan pengangguran yang kembali tercatat di atas angka 1 juta. Di sisi lain, investor juga khawatir tentang kebuntuan dalam pembicaraan antara Partai Demokrat AS dan Gedung Putih mengenai anggaran virus Corona berikutnya karena sekitar 28 juta orang AS terus mengajukan klaim dana untuk pengangguran.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,03% yang dipengaruhi oleh minimnya katalis positif penggerak pasar yang diimbangi oleh stabilnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi terkoreksi. IHSG hari ini di perkirakan akan bergerak dalam range 5252/5231 – 5311/5348.

Cermati :  PTBA, TLKM, BRPT, ITMG, BBNI
 


BERITA EMITEN

HITS :  Perseroan berencana membagikan dividen saham senilai Rp6,58 miliar kepada pemegang saham.  Dividen saham yang dibagikan berasal dari saham treasuri atau saham simpanan perseroan. Per 31 Desember 2019, jumlah saham treasuri mencapai US$8,95 juta. Jumlah tersebut setara Rp13,17 miliar bila dikonversi ke rupiah. Namun, perseroan hanya akan membagikan 50 persen saham treasuri sebagai dividen saham. Dengan demikian, jumlah saham treasuri yang akan dibagikan untuk dividen mencapai Rp6,58 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
ICBP : Perseroan telah meneken perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi hingga US$ 2,05 miliar. Pinjaman itu memiliki jangka waktu lima tahun serta tanpa jaminan. Komitmen sindikasi pinjaman tersebut, akan digunakan untuk membiayai akuisisi Pinehill Company Ltd senilai US$ 2,99 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
UCID : Perseroan mencatatkan penurunan pendapatan bersih sepanjang semester I-2020. Perseroan mengantongi pendapatan Rp 4,12 triliun, turun 2,14% year on year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 4,21 triliun. Adapun pendapatan segmen diapers yang biasanya menjadi penopang penjualan turun 3,2% yoy menjadi Rp 3,93 triliun. Sementara segmen non diapers justru bertumbuh 31,17% yoy menjadi Rp 190,67 miliar.  Walaupun pendapatan bersih menurun, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru meningkat 23,45% yoy menjadi Rp 189,99 miliar.
Rekomendasi : Netral
 
MKPI : Perseroan akan membagikan dividen senilai Rp 150 miliar. Besaran tersebut merupakan 25% dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang tahun 2019 sebesar Rp 614,17 miliar.  Pembagian dividen tidak terlalu besar karena perseroan membutuhkan dana untuk pengembangan mall Pondok Indah Mall 3 dan Office Tower 5 serta Intercontinental Residence.Dengan demikian, sisa dari laba tersebut dialokasikan sebagai modal pengembangan.
Rekomendasi : Netral
 
TBLA :  Perseroan akan membagikan dividen tunai tahun buku 2019 sebesar Rp 132 miliar atau Rp 25 per saham. Rasio pembayaran dividen tersebut adalah sebesar 19,91% dari laba bersih tahun lalu yang sebesar Rp 662,83 miliar.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 21 Oktober 202021 Oct 2020 09:06

IHSG di perdagangan kemarin di tutup turun -26,49 poin atau melemah -0,52% setelah bergerak mayoritas melemah sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 318 saham di tutup turun, 112 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 19 Oktober 202019 Oct 2020 08:55

IHSG di perdagangan akhir pekan kemarin di tutup turun 1,74 poin atau melemah -0,03% setelah bergerak mayoritas melemah sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 228 saham di tutup turun, [ ... ]

Read more...
Morning Note 15 Oktober 202015 Oct 2020 08:55

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 43.83 poin atau menguat 0,85% setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 213 saham di tutup naik, 217 saham di tutup [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF