News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi Online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Bapak Ronny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 15 Januari 2020

IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 28.84 poin atau menguat 0.46% setelah bergerak di zona hijau sepanjang sesi perdagangan. sebanyak 165 saham di tutup menguat, 219 saham di tutup melemah dan 164 saham di tutup stagnan. Scara sektoral, 7 sektor menopang kenaikan IHSG diamana penguatan terbesar di topang oleh sektor Aneka Industri di susul sektor Finance yang menguat masing - masing 2,66% dan 1,13%. Aksi beli asing di pasar reguler yang mencapai Rp 1 triliun turut meno[ang kenaikan IHSG di mana saham - saham yang paling banyak di beli yakni BBRI, BBCA, ASII, BMRI, ACES. IHSG menguat di saat indeks bursa saham asia di tutup variatif, dimana sentimen optimisme kesepakatan dagang AS-Tiongkok menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG. Bursa asia memangkas penguatannya setelah rilis data dari Tiongkok yang menunjukan perdagangan Tiongkok dengan AS merosot tahun lalu, yang di akibatkan perang dagang antara kedua negara. Perdagangan dengan AS turun hampir 11%, meskipun total ekspor Tiongkok sepanjang 2019 mengalami kenaikan seiring dengan lonjakan permintaan global. Uni Eropa tetap menjadi mitra dagang terbesar Tiongkok, di ikuti oleh negara-negara ASEAN pada peringkat kedua dan AS pada peringkat ketiga.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi. Indeks Dow ditutup menguat 0,11%. Sementara indeks Nasdaq dan S&P ditutup melemah masing-masing –0,24% dan –0,15%. Bervariasinya indeks tadi malam dipengaruhi oleh aksi profit taking di saham-saham sektor teknologi, rilis laporan keuangan emiten perbankan yang bervariasi dan adanya kecemasan di pelaku pasar menyusul laporan yang menyebutkan bahwa AS kemungkinan akan mempertahankan tarif impor terhadap barang-barang asal Tiongkok sampai dengan setelah Pemilihan Presiden AS November 2020. Dilansir dari Reuters, penghapusan tarif impor oleh AS akan tergantung pada kepatuhan Tiongkok terhadap perjanjian dagang fase satu yang akan ditandatangani pada hari ini waktu setempat di Washington-AS. Dalam perjanjian tersebut disebutkan bahwa Tiongkok berjanju untuk membeli barang-barang manufaktur dari AS dengan nilai hampir US$ 80 miliar dalam dua tahun ke depan dan lebih dari US$ 50 miliar unruk pasokan energi. Dari sisi emiten, musim laporan keuangan Q4-2019 telah dimulai di mana saham JP Morgan naik 1,17% setelah melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan yang ditopang oleh kuatnya bisnis trading dan bisnis penjaminan. Saham Wells Fargo anjlok –5,39% setelah melaporkan penurunan laba karena menyisihkan biaya sebesar US$ 1,5 miliar untuk biaya hukum. Sementara saham Citigroup naik 1,56% setelah melaporkan laba yang melampaui perkiraan.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,42%. Melemahnya indeks Nikkei tersebut dipengaruhi oleh aksi profit taking paska penguatan indeks tiga hari beruntun, menguatnya nilai tukar Yen dan wait & see jelang penandatanganan kesepakatan dagang AS-Tiongkok fase satu.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi terkoreksi. IHSG di perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 6308/6290 - 6334/6343.

Cermati :
BBTN, EXCL, INTP, JSMR, SMGR, TLKM, UNVR
     

     
BERITA EMITEN

SMMA : Menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 600 miliar pada tahun 2020 yang akan berasal dari dana carry over capex 2019 yang sebesar Rp. 110 miliar dan sisanya dari kasi internal. Capex tersebut nantinya akan digunakan untuk pengembangan PT. Bank Sinarmas Tbk (BSIM) sebesar Rp. 557 miliar dan sisanya akan digunakan untuk pengembangan entitas anak usaha perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
IPCC : Telah menggunakan dana hasil IPO saham sebesar Rp. 661,21 miliar hingg akhir tahun 2019 dari total hasil IPO sebesar Rp. 800,37 miliar. Realisasi penggunaan dana hasil IPO sebesar Rp. 320,59 miliar digunakan untuk membiayai sewa lahan jangka panjang dibayar dimuka, modal kerja sebanyak Rp. 10 miliar serta alokasi belanja modal sebesar Rp. 330,62 miliar. Sementara sisanya sebesar Rp. 139,15 miliar akan dialokasikan untuk membiayai investasi belanja modal.
Rekomendasi : Netral
 
ELSA : Mengalokasikan anggaran belanja modal yang konservatif pada tahun ini yakni sebesar Rp. 1 triliun atau sama dengan belanja modal tahun 2019. Dana tersebut bakal dialokasikan untuk memperkuat bisnis hulu dan hilir serta bisnis penunjang lainnya yang dijalankan perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
TBIG : Perseroan akan menawarkan surat utang global hingga sebesar Rp US$ 350 juta dengan tingkat suku bunga 4,25% dan jangka waktu 5 tahun. Dana tersaebut akan di gunakan untuk membayar seluruh saldo terutang dan fasilitas revolving senilai US$ 300 juta.
Rekomendasi : Netral
 
AMOR : Setelah menggelar perhelatan IPO kemarin perseroan meraup dana segar sebesar Rp 211 miliar.Perseroan menargetkan kenaikan dana kelolaan sebesar 27% menjadi Rp 38 triliun sepanjang tahun ini. Dana hasil IPO akan di gunakan untuk mengembangkan platform digital yang bakal menjangkau lenih luas masyarakat kelas menengah.
Rekomendasi : Netral
 
WIKA : Perseroan membidik kontrak baru sekitar Rp 65 triliun pada tahun ini. Nilai tersebut lebih tinggi dari target tahun lalu yang senilai Rp 61,74 triliun. Perseroan membidik 14% dari kontrak baru berasal dari proyek luar negeri.Saat ini perseroan telah berada di 9 negara dan tahun ini akan di perluas ke 3 negara lain yaitu madagaskar, mauritius dan ethiopia.
Rekomendasi : Netral
 

Morning Meeting

Morning Note 21 April 202521 Apr 2025 09:29

IHSG di perdagangan pekan kemarin ditutup naik 38.22 poin atau menguat 0,60% setelah bergerak menguat di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.384,29-6.438,27. Sebanyak 344 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 202527 Mar 2025 14:45

IHSG di perdagangan kemarin naik 236,74 poin atau menguat 3,80% setelah bergerak dalam range 6.235,54-6.489,15. Sebanyak 554 saham ditutup menguat, 123 saham ditutup melemah dan 281 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Februari 202526 Feb 2025 15:10

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 162.51 poin atau melemah signifikan –2.41% setelah bergerak melemah disepanjang perdagangan dalam range 6.576,97-6.772,65. Sebanyak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • LAPS SJK
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF