News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi Online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Bapak Ronny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 23 Januari 2020

IHSG di perdagangan kemarin di tutup turun -4.7 poin atau melemah -0.075% setelah bergerak sideways sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 262 saham di tutup turun, 141 saham di tutup naik dan 143 saham di tutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 6 sektor di tutup melemah dengan pelemahan terbesar di p[impin oleh sektor pertambangan di susul sektor infrastruktur yang di tutup masing - masing -1,72% dan -0,82%. Aksi beli investor asing di pasar reguler yang mencapai Rp 271 miliar turut menahan penurunan lebih dalam dari IHSG di mana saham - saham yang paling banyak di beli BMRI, BBRI, ASII, SMGR, BJTM. Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan kinerja bursa saham kawasan asia yang mayoritas di tutup di zona hijau. Bursa asia berhasil berbalik menguat di tengah upaya China membendung wabah virus yang menyulut kekhawatiran tentang penularan virus tersebut terutama saat jutaan orang berpergian untuk perayaan tahun baru imlek. Minimnya sentimen positif dan menjelang keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tentang suku bunga membuat investor domestik mengambil sikap wait and see.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow ditutup terkoreksi –0.03%. Sementara Indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup menguat masing-masing 0,14% dan 0,03%. Menguatnya indeks Nasdaq dan S&P tadi malam ditopang oleh naiknya saham IBM sebesar 3,4% setelah melaporkan pertumbuhan pendapatan kuartalan yang mengejutkan dan memproyeksikan laba full year yang lebih tinggi dari perkiraan. Naiknya saham IBM tersebut mendorong  naiknya saham sektor teknologi dan menopang penguatan indeks Nasdaq dan S&P. Pergerakan indeks tadi malam juga dipengaruhi oleh berkurangnya kekhawatiran pasar mengenai wabah virus corona baru asal Tiongkok yang sedang berkembang. Berkurangnya kekhawatiran tersebut setelah adanya tindakan pencegahan global yang diberlakukan untuk menghambat penyebaran virus corona yang telah merenggut 17 nyawa yang mana kini WHO telah bersidang untuk menentukan apakah kesehatan global dalam situasi darurat. Namun indeks Dow ditutup melemah yang salah satunya tertekan oleh saham Boeing yang turun 1,4% setelah mengumumkan bahwa pesawat 737 MAX belum mendapat persetujuan untuk dapat kembali beroperasi hingga musim panas. Sementara dari sisi laporan keuangan emiten, menurut data Refinitiv, sebanyak 58 emiten dalam indeks S&P yang telah merilis laporannya, sebanyak 67,2% diantaranya mengalahkan ekspektasi analis. Sedangkan dari sisi data ekonomi AS, data penjualan rumah pada Desember 2019 tercatat naik 3,6%, mendekati rekor tertingginya dalam dua tahun terakhir.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah –0,78% yang dipicu oleh aksi profit talking dan menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar sehingga membebani saham-saham berbasis eksportir.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan masih rawan akan tekanan. IHSG di perkirakan bergerak dalam range 6216/6198—6258/6283.

Cermati :
WSKT, ASII, BBNI, BRPT, INTP, PTPP,TLKM
   

BERITA EMITEN

DMND : Setelah menggelar perhelatan IPO kemarin perseroan mendapatkan dana segar sebesar Rp 91,5  miliar. Dana tersebut 20% akan di gunakan untuk modal kerja guna mendukung kegiatan operasional perseroan dan sekitar 80% akan di gunakan untuk penyetoran modal kepada salah satu anak usaha untuk modal kerja pembelian persediaan. Perseroan juga menargetkan pertumbuhan laba dan pendapatan masing - masing sebesar 25% pada tahun ini.
Rekomendasi : Netral

WIKA : Perseroan menargetkan perolehan proyek baru di luar negeri senilai Rp 5,7 triliun sepanjang tahun 2020. Di bandingkan dengan target konttrak baru secara keseluruhan sebesar Rp 65 triliun,, maka nilai tersebut berkontribusi sebesar 8,77%.
Rekomedasi : Netral

ELSA : Perseroan menargetkan dapat membukukan pendapatan bersih hingga 9 triliun pada tahun ini. Jumlah ini tumbuh 8,43% di bandingkan target pendapatan tahun lalu. Untuk mencapai target tersebut perseroan menyiapkan beberapa rencana yakni diversifikasi portofolio, menggenjit segmen jasa distribusi dan logistic serta meningkatkan jasa hulu migas.
Rekomendasi : Netral

KREN : Berencana membentuk perusahaan patungn atau joint venture dengan perusahaan investasi asal china, black panther capital. Lewat joint venture tersebur, black panther capital akan berinvestasi di bidang teknologi baik berbentuk transfer keahlian  ataupun belanja investasi.
Rekomendasi : Netral

BUMI : Perseroan mengkaji pembangunan pabrik gasifikasi batubara senilai US$ 1 miliar. Studi kelayakan investasi tersebut sedang di lakukan dan di targetkan tuntas tahun ini. Pembangunan pabrik gasifikasi ini bagian dari upaya perseroan untuk membantu pemerintah dalam mengurangi impor bahan bakar energi.
Rekomendasi : Netral

BSDE : Perseroan melalui Global Prime Capital Ltd melangsungkan penawaran surat utang global senilai US$ 300 juta dengan tingkat bunga 5,95% dan akan jatuh tempo pada tahun 2025. Sebagian dana hasil emisi obligasi akan di gunakan untuk melunasi utang.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 21 April 202521 Apr 2025 09:29

IHSG di perdagangan pekan kemarin ditutup naik 38.22 poin atau menguat 0,60% setelah bergerak menguat di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.384,29-6.438,27. Sebanyak 344 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 202527 Mar 2025 14:45

IHSG di perdagangan kemarin naik 236,74 poin atau menguat 3,80% setelah bergerak dalam range 6.235,54-6.489,15. Sebanyak 554 saham ditutup menguat, 123 saham ditutup melemah dan 281 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Februari 202526 Feb 2025 15:10

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 162.51 poin atau melemah signifikan –2.41% setelah bergerak melemah disepanjang perdagangan dalam range 6.576,97-6.772,65. Sebanyak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • LAPS SJK
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF