News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi Online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Bapak Ronny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 24 April 2020

 IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 25.99 poin atau menguat 0,57% setelah bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 186 saham di tutup naik, 183 saham di tutup turun dan 161 saham di tutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 7 sektor menopang penguatan IHSG dengan penguatan terbesar di pimpin oleh sektor Consumer di susul oleh sektor Manufaktur yang masing - masing di tutup 2,33% dan 2,21%. Penguatan IHSG mengikuti kinerja bursa wall street pada perdagangan sebelumnya yang kompak di tutup menguat. Pasar merespons positif kenaikan harga minyak yang menguat hingga ke level US$14.6 untuk WTI dan US$21 untuk Brent. Harga emas turut naik ke level US$1.737. Dari sisi domestik,  saham yang memiliki bobot  besar pada IHSG seperti UNVR dan BBRI mulai masuk ke foreign net buy sehingga mendorong naik IHSG . Namun secara keseluruhan asing masih mencatatkan aksi jualnya di pasar reguler mencapai Rp 184 miliar dengan saham - saham yang paling banyak di jual yakni TLKM, ASII, BMRI, BBNI, BBCA.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup bervariasi terbatas. Indeks Dow ditutup menguat 0,17%. Sementara Indeks Nasdaq dan indeks S&P ditutup melemah masing-masing -0,01% dan -0,05%. Bervariasinya penutupan indeks tersebut dipengaruhi oleh sebuah laporan yang menyebutkan bahwa obat virus Corona yang tengah diuji menunjukkan hasil yang buruk dalam sebuah tes. Obat Covid-19, Remdesivir, yang diproduksi oleh Gilead Sciences, gagal dalam uji klinis acak pertama. Hal tersebut dilaporkan oleh Financial Times, mengutip draft dokumen yang diterbitkan secara tidak sengaja oleh WHO. Financial Times melaporkan bahwa uji coba di Tiongkok menunjukkan bahwa Remdesivir tidak memperbaiki kondisi pasien atau mengurangi keberadaan patogen dalam aliran darah. Namun di sisi lain, Gilead kemudian membantah laporan tersebut dan mengatakan bahwa hasil dari penelitian tersebut tidak meyakinkan karena dihentikan lebih awal. Di sisi lain, saham Exxon dan Chevron mencatatkan penguatan terbesar di sektor energi setelah harga minyak mentah WTI melanjutkan penguatannya. Bahkan pergerakan indeks tadi malam mengabaikan data klaim pengangguran AS yang melonjak sebesar 4,4 juta pada pekan lalu. Total warga AS yang kehilangan pekerjaan sekarang melebihi 26,5 juta orang atau 16,2% dari total angkatan kerja setelah penutupan perekonomian yang dipicu oleh wabah virus Corona. Lonjakan klaim pengangguran tersebut terjadi menyusul penurunan harga minyak, penjualan ritel, produksi, manufaktur, pembangunan rumah dan penjualan rumah.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka melemah -0,50% yang dipengaruhi oleh sikap investor yang mencermati rilis sejumlah data ekonomi AS yang lemah dan juga data ekonomi Jepang yang menunjukkan adanya perlambatan ekonomi, yang diimbangi oleh sentimen naiknya harga minyak.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatannya seiring dengan masih meningkatnya harga minyak, dengan dibayangi oleh sentimen eksternal tekait kabar kegagalan uji coba obat Corona dan sentimen domestik terkait pembatasan akses Jabotabek serta pelarangan mudik. IHSG di perkirakan akan bergerak dalam range 4567/4541 - 4624/4655.

Cermati :
ASII, BBRI, BMRI, INDF, ITMG, MNCN, PTBA
 
 

BERITA EMITEN

EAST : Perseroan mencatatkan realisasi pembelian kembali saham sebanyak 26,47 lembar saham senilai Rp1,51 miliar. Jumlah itu mendekati jumlah dana yang disediakan untuk aksi korporasi tersebut sebesar Rp2 miliar. Perseroan memulai pembelian kembali saham sejak 13 Maret 2020 dan akan berlangsung hingga 13 Juni 2020.
Rekomendasi : Netral

MNCN : Perseroan mencatkan pertumbuhan laba sebesar 45,84 persen mencapai Rp2,23 triliun, naik signifikan dibanding laba tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,53 triliun. Pertumbuhan laba tersebut tersebut ditopang oleh pendapatan iklan baik segmen digital maupun nondigital. Segmen iklan nondigital menyumbang sebesar Rp7,36 triliun, kemudian diikuti segmen bisnis konten Rp1,74 triliun, segmen iklan digital Rp697,39 miliar, dan segmen lainnya Rp113,91 triliun.
Rekomendasi : Netral

URBN : Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp438,50 miliar sepanjang 2019, naik 31,8 persen dari posisi 2018. Penjualan apartemen menyumbang senilai Rp381,5 miliar naik 24 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah itu setara dengan 87 persen dari total pendapatan Perseroan. Pendapatan segmen itu utamanya dikontribusikan oleh penjualan unit apartemen Proyek Gateway Park, Urban Signature, dan Urban Sky. 
Rekomendasi : Netral

PPRO : Lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia menurunkan peringkat perseroan menjadi BBB- (idn) dari sebelumnya 'BBB + (idn) dengan outlook negatif. Penurunan peringkat mencerminkan pandangan Fitch bahwa arus kas perseroan dari operasi, termasuk akuisisi lahan tanah, akan tetap negatif dalam jangka menengah. Hal ini membuat perusahaan semakin bergantung pada utang untuk mendanai operasinya.
Rekomendasi : Netral

BISI : Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,72 triliun dengan laba bersih mencapai Rp306,82 miliar pada 2019. Laba perseroan turun 24,02 persen secara tahunan. Walhasil, laba per saham juga terpangkas 24,44 persen menjadi Rp102 per saham. Penurunan laba bersih disebabkan kenaikan beban lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan pendapatan.  Tahun lalu, pendapatan perseroan naik 0,31 persen sedangkan beban pokok tumbuh 5,19 persen menjadi Rp1,47 triliun. Beban umum juga meningkat 12,22 persen menjadi Rp243,77 miliar.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 21 April 202521 Apr 2025 09:29

IHSG di perdagangan pekan kemarin ditutup naik 38.22 poin atau menguat 0,60% setelah bergerak menguat di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.384,29-6.438,27. Sebanyak 344 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 202527 Mar 2025 14:45

IHSG di perdagangan kemarin naik 236,74 poin atau menguat 3,80% setelah bergerak dalam range 6.235,54-6.489,15. Sebanyak 554 saham ditutup menguat, 123 saham ditutup melemah dan 281 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Februari 202526 Feb 2025 15:10

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 162.51 poin atau melemah signifikan –2.41% setelah bergerak melemah disepanjang perdagangan dalam range 6.576,97-6.772,65. Sebanyak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • LAPS SJK
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF