News :
Perhatian PT. EQUITY SEKURITAS INDONESIA Terdaftar dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) | Kami beritahukan bahwa telah dilakukan update pada Aplikasi Online ESI-ON ke ver. 1.0.0.57 | Apabila terjadi Error pada aplikasi Online anda silahkan hubungi Admin Online Trading, dengan Bapak Ronny (021) 8063-2800 Ext. 804 |

Morning Note 21 Oktober 2020

IHSG di perdagangan kemarin di tutup turun -26,49 poin atau melemah -0,52% setelah bergerak mayoritas melemah sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 318 saham di tutup turun, 112 saham di tutup naik dan 157 saham di tutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 8 sektor di tutup melemah dengan pelemahan terbesar di pimpin oleh sektor Property di susul oleh sektor Consumer yang di tutup melemah masing – masing -1,91% dan -1,29%. Dari dalam negeri, Harga saham perusahaan rokok kompak bertumbangan pada perdagangan kemarin setelah Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengungkapkan perlu tambahan waktu untuk merumuskan besaran kenaikan tarif cukai rokok untuk 2021. Ketidakpastian yang menyelimuti cukai rokok menyebabkan investor kabur dari saham rokok sehingga membuat sahamnya terkoreksi. Terkoreksinya saham – saham rokok yang memiliki kapitaliasi besar dalam bobot IHSG membuat IHSG di tutup di zona merah. Investor asing mencatatkan aksi jual di pasar reguler sebesar Rp 171 miliar dengan saham – saham yang paling bayak di jual yakni TLKM, BBRI, ICBP, BBNI, TOWR.
 
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 0,40%, Indeks Nasdaq menguat 0,33% dan Indeks S&P menguat 0,47%. Menguatnya indeks tersebut tadi malam dibayangi oleh kabar bahwa anggota parlemen AS tetap tidak mencapai kesepakatan mengenai paket stimulus baru untuk mendukung pemulihan ekonomi AS. Meski belum ada kata sepakat, optimisme tetap ada yang muncul setelah ketua DPR AS, Nancy Pelosi, tadi malam mengatakan bahwa ia berharap perjanjian bantuan virus Corona dapat diselesaikan pada akhir pekan ini. Pelosi telah berbicara dengan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin tentang kesepakatan stimulus. Sebelumnya ketidakpastian atas paket bantuan virus Corona membebani indeks utama Wall Street pada hari Senin dan analis memperkirakan turbulensi pasar meningkat dengan hanya dua minggu tersisa hingga hari pemilihan Presiden AS pada 3 November 2020 mendatang. Dan indeks kemudian mendapatkan dorongan setelah Presiden The Fed Chicago, Charles Evans mengatakan bahwa dirinya “agak optimis” terhadap pemulihan ekonomi AS di tahun 2021. Sementara itu, Departemen Kehakiman AS dan 11 negara bagian AS, mengajukan gugatan antitrust terhadap Google Alphabet Inc dikarenakan diduga melanggar hukum dalam menggunakan kekuatan pasarnya untuk menangkis saingannya. Namun meski diterpa sentimen negative, saham Alphabet ditutup menguat 1,38%. Sedangkan dari sisi laporan keuangan Q3-2020, dari 66 emiten dalam komponen indeks S&P yang telah melaporkan kinerjanya, sebanyak 86,4% telah melampaui ekspektasi dari sisi pendapatan, menurut data IBES Refinitiv.
 
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,21% yang didukung oleh harapan tercapainya kesepakatan paket stimulus di AS yang juga menjadi sentimen positif bagi pergerakan indeks di bursa kawasan regional pagi ini. Namun pergerakan indeks Nikkei pagi ini juga dibayangi oleh sentimen menguatnya nilai tukar Yen terhadap US Dollar.
 
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi menguat secara terbatas. IHSG di perdagangan hari ini di perkirakan akan bergerak dalam range 5076/5051 – 5130/5159.

Cermati :
TLKM, EXCL, INDF, MEDC, PGAS
 

    
BERITA EMITEN

INDY : Perseroan akan menerbitkan surat utang global dengan nilai US$ 450 juta. Perseroan menawarkan tingkat bunga 8,25% untuk surat utang yang bertenor lima tahun. Perseroan akan mencatatkan surat utang ini di bursa Singapura melalui Indika Energy Capital IV Pte Ltd yang merupakan anak usaha Indika Energy Capital Pte Ltd. Indika akan menggunakan dana hasil penerbitan surat utang ini untuk pembayaran kembali surat utang senior.
Rekomendasi : Netral
 
DMMX : Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 270,4% menjadi Rp 347,6 miliar pada kuartal ketiga tahun ini. Sejalan dengan itu, laba bersih perseran juga melesat 235,7% YoY menjadi Rp 24,8 miliar. Pendapatan perseroan disokong oleh segmen digital trade marketing yang meningkat 467,8% menjadi Rp 275,5 miliar. Selanjutnya, penjualan dari perangkat keras menyumbang Rp 51 miliar atau mengalami kenaikan 66,7%, jasa pengelolaan berkontribusi Rp 14,4 miliar, dan sewa pakai infrastruktur sebanyak Rp 6,1 miliar, dan platform bursa iklan Rp 600 juta.
Rekomendasi : Netral
 
SAPX : Perseroan optimistis mampu membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tumbuh 20% dan 10% pada akhir 2020. Pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah membuat usaha kembali bergeliat. Kondisi itu membuat terjadi kenaikan volume kiriman business to business (B2B) dan business to consumer (B2C).
Rekomendasi : Netral
 
LTLS : Perseroan menambah kepemilikan saham di PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) dengan nilai mencapai Rp 18,08 miliar. Dengan adanya transaksi pembelian saham ini, kepemilikan saham perseroan di UNIC menjadi sebesar 5,9%. Transaksi ini diharapkan memberikan dampak positif kepada perseroan.
Rekomendasi : Netral
 
UCID : Perseroan berencana untuk menambah kapasitas produksi terpasang dengan menambah mesin baru. Sebelumnya, perseroan baru saja membeli mesin pabrik untuk produksi jenis celana dewasa ukuran M/L. Nilai transaksi pembelian mesin pabrik tersebut sebesar 986,48 juta Yen. Pendanaan atas pembelian mesin produksi ini bersumber dari dana hasil penawaran umum perdana perseroan. Selain itu, perseroan juga berniat membeli satu mesin baru lagi untuk produksi Feminim Care sebagaimana rencana penggunaan IPO di 2021.
Rekomendasi : Netral

Morning Meeting

Morning Note 21 April 202521 Apr 2025 09:29

IHSG di perdagangan pekan kemarin ditutup naik 38.22 poin atau menguat 0,60% setelah bergerak menguat di sepanjang sesi perdagangan dalam range 6.384,29-6.438,27. Sebanyak 344 saham [ ... ]

Read more...
Morning Note 27 Maret 202527 Mar 2025 14:45

IHSG di perdagangan kemarin naik 236,74 poin atau menguat 3,80% setelah bergerak dalam range 6.235,54-6.489,15. Sebanyak 554 saham ditutup menguat, 123 saham ditutup melemah dan 281 [ ... ]

Read more...
Morning Note 26 Februari 202526 Feb 2025 15:10

IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 162.51 poin atau melemah signifikan –2.41% setelah bergerak melemah disepanjang perdagangan dalam range 6.576,97-6.772,65. Sebanyak [ ... ]

Read more...
  • Yuk Nabung Saham, Ayo Investasi di Reksa Dana
  • Yuk Nabung Saham
  • LAPS SJK
  • OJK
  • IDX
  • KPEI
  • KSEI
  • Akses-Ksei
  • SIPF