Morning Note 30 Juni 2021
IHSG di perdagangan kemarin di tutup naik 9,58 poin atau menguat 0,16% setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 178 saham di tutup naik, 333 saham di tutup turun dan 137 saham ditutup stagnan. Secara sektoral, sebanyak 6 sektor menopang penguatan IHSG dengan penguatan terbesar di pimpin oleh sektor IDXNoncyc di susul oleh sektor IDXIndust yang di tutup masing – masing menguat 1,48% dan 0,41%. Perkembangan pandemi Covid-19 di RI semakin mengkhawatirkan dan masih menjadi perhatian pasar di dalam negeri, di mana kasus aktif Covid-19 kian hari makin bertambah besar setiap harinya. Hal inilah yang menyebabkan munculnya isu bahwa Pemerintah akan mengumumkan revisi aturan terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan akan memberlakukan PPKM Darurat untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19. Investor asing mencatatkan aksi beli di pasar reguler sebesar Rp 126 miliar dengan saham – saham yang paling banyak di beli yakni BMRI, ASII, AGRO, INDF, FREN.
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat terbatas. Indeks Dow ditutup menguat 0,03%, Indeks Nasdaq menguat 0,19% dan Indeks S&P menguat 0,03%. Menguatnya indeks tersebut ditopang oleh naiknya harga saham Apple dan saham teknologi lainnya setelah data ekonomi terbaru menunjukkan kepercayaan konsumen yang optimistis. CB Consumer Confidence bulan Juni 2021 tercatat naik dari 120 ke 127,3 yang merupakan level tertinggi sejak pandemi Covid-19, memperkuat ekspektasi untuk pertumbuhan ekonomi yang kuat pada Q2-2021. Namun pelaku pasar juga mencermati laporan nonfarm payrolls yang akan dirilis pada akhir pekan ini yang dapat mempengaruhi sikap kebijakan The Fed AS yang bergantung pada pemulihan pasar tenaga kerja yang adil. Sentimen lainnya datang dari tanda-tanda bahwa vaksin dapat melawan varian virus Corona yang sangat menular dimana Moderna Inc mengatakan vaksin produksinya menghasilkan antibodi pelindung terhadap varian Delta yang telah menyebar ke seluruh dunia sejak muncul di India. Di sisi lain, imbal hasil US Treasury tampak stabil, dengan Presiden The Fed AS Thomas Barkin yang mengatakan ia ingin melihat lebih banyak kemajuan pasar tenaga kerja AS sebelum memperlambat pembelian aset bank sentral.
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,29% mengikuti penguatan di bursa Wall Street setelah rilis data ekonomi yang kuat.
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi melemah. IHSG di perdagangan hari ini di perkirakan akan bergerak dalam range 5910/5872 – 5990/6031.
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat terbatas. Indeks Dow ditutup menguat 0,03%, Indeks Nasdaq menguat 0,19% dan Indeks S&P menguat 0,03%. Menguatnya indeks tersebut ditopang oleh naiknya harga saham Apple dan saham teknologi lainnya setelah data ekonomi terbaru menunjukkan kepercayaan konsumen yang optimistis. CB Consumer Confidence bulan Juni 2021 tercatat naik dari 120 ke 127,3 yang merupakan level tertinggi sejak pandemi Covid-19, memperkuat ekspektasi untuk pertumbuhan ekonomi yang kuat pada Q2-2021. Namun pelaku pasar juga mencermati laporan nonfarm payrolls yang akan dirilis pada akhir pekan ini yang dapat mempengaruhi sikap kebijakan The Fed AS yang bergantung pada pemulihan pasar tenaga kerja yang adil. Sentimen lainnya datang dari tanda-tanda bahwa vaksin dapat melawan varian virus Corona yang sangat menular dimana Moderna Inc mengatakan vaksin produksinya menghasilkan antibodi pelindung terhadap varian Delta yang telah menyebar ke seluruh dunia sejak muncul di India. Di sisi lain, imbal hasil US Treasury tampak stabil, dengan Presiden The Fed AS Thomas Barkin yang mengatakan ia ingin melihat lebih banyak kemajuan pasar tenaga kerja AS sebelum memperlambat pembelian aset bank sentral.
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,29% mengikuti penguatan di bursa Wall Street setelah rilis data ekonomi yang kuat.
Untuk perdagangan di bursa domestik hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan berpotensi melemah. IHSG di perdagangan hari ini di perkirakan akan bergerak dalam range 5910/5872 – 5990/6031.
Cermati :
BBCA, ASII, TLKM, UNTR, HMSP
MGRO : Perseroan membukukan kenaikan pendapatan sebesar 105,92% menjadi Rp 1,23 triliun pada kuartal I-2021. Namun, di saat yang bersamaan, perseroan mengalami peningkatan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 21,69% menjadi Rp 20,59 miliar. Berdasarkan realisasi kinerja tersebut, perseroan membidik jumlah pendapatan sebanyak Rp 6 triliun.
UNTR : Perseroan mencatatkan volume penjualan alat berat merk Komatsu sebanyak 1.076 unit sepanjang Januari-Mei 2021. Angka ini naik 38,5% dari angka penjualan Komatsu di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 777 unit. Penjualan perseroan sepanjang lima bulan pertama 2021 didominasi oleh sektor pertambangan, yakni mencapai 45% dari total penjualan. Disusul penjualan ke sektor konstruksi sebesar 29%, sektor kehutanan sebesar 16%, dan sektor agribisnis sebesar 10%.
BAYU : Perseroan akan membagikan dividen tunai dari tahun buku 2020 sebesar Rp 8,83 miliar. Jumlah tersebut setara dengan Rp 25 per saham. Rencana ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar pada Jumat lalu.
DSSA : Perseroan memeroleh fasilitas pinjaman senilai US$50 juta dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Jumlah pinjaman itu setara dengan Rp724,8 miliar. Fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan operasional perseroan
ZINC : Perseroan meraih fasitas kredit senilai US$96 juta dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. untuk refinancing hingga membiayai pembangunan smelter perseroan. Dengan estimasi kurs Rp14.500 per dolar AS, fasilitas kredit senilai US$96 juta itu setara dengan Rp1,39 triliun.

Tentang Kami
Tata kelola










