Morning Note 16 Agustus 2024
IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 26.54 poin atau melemah –0,36% setelah bergerak melemah di sepanjang sesi perdagangan dalam range 7.386,74-7.460,39. Sebanyak 333 saham ditutup menguat, 286 saham ditutup melemah dan 224 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak 7 sektor ditutup melemah dengan pelemahan terbesar pada sektor IDXInfra dan IDXBasic masing-masing –0,73% dan –0,66%. IHSG terkoreksi meski sentimenpasar global cenderung membaik setelah data inflasi terbaru Amerika Serikat (AS) kembali melandai di bawah 3%. Pelemahan didorong dari aksi profit taking setelah penguatan perdagangan sebelumnya. Secara sektoral, sektor infrastruktur menjadi penekan terbesar IHSG di akhir perdagangan kemarin yakni mencapai 0,73%. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serikat (AS) ditutupmelemah 0,1% di harga Rp15.690/US$. Pelemahan nilai rupiah ini didorong oleh surplus perdagangan Indonesia pada Juli 2024 yang mengalami penurunan tajam menjadi US$0,47 miliar, jauh di bawah surplus US$2,39 miliar pada bulan sebelumnya. Investor asing tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 394 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli yakni BBCA, BMRI, TLKM, ANTM dan KLBF. Sementara saham-saham yang paling banyak di jual yakni AMMN, BBNI, TPIA, MAPI dan TSPC.
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam masih melanjutkan penguatannya. Indeks Dow ditutup menguat 1,39%, Indeks Nasdaq menguat 2,34% dan Indeks S&P menguat 1,61%. Penguatan indeks setelah data penjualan ritel AS bulan Juli mengisyaratkan belanjakonsumen yang tangguh. Data ekonomi meredakan kekhawatiran akan resesi yang akan segera terjadi. Penjualan ritel pada bulan Juli naik 1,0% setelah pada bulan sebelumnya -0,2%, lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 0,3%. Lonjakan pertumbuhan penjualan retail meredakan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi yang tajam yang dipicu oleh lonjakan angka pengangguran minggu lalu. Selain itu, jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran turun pada minggu lalu menjadi 227.000 klaim dari perkiraan sebanyak 235.000 klaim. Imbal hasil obligasi US Treasury dua tahun dan 10 tahun naik setelah data tersebut. Saham Walmart naik 6,58% setelah menaikkan perkiraan laba tahunannya untuk kedua kalinya tahun ini. Saham Target dan Costco juga naik masing-masing 4,35% dan 1,69%. Para pelaku pasar meningkatkan taruhan untuk penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Federal Reserve menjadi 76,5%, dibandingkan 65% sebelum data ekonomi dirilis.
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 1,57% dan menuju kenaikan mingguan terbesar sejak April 2020 serta secara bertahap pulih dari penurunan massif baru-baru ini di tengah prospek ekonomi yang lebih baik di AS dan melemahnya nilai tukar Yen.
Untuk perdagangan di bursa domestic hari ini, IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan berpotensi menguat. IHSG di perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 7377/7345 - 7451/7493. Cermati: CPIN, INCO, ITMG, ADRO, MDKA
MSIN: Mengungkapkan rencana stock split dengan rasio 1:5. Artinya satu saham dengan nilai nominal Rp 50 per saham akan dipecah menjadi lima saham dengan nilai nominal Rp 10 per saham. MNC akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada Senin, 23 Setember 2024.
PPRO: PT Pemeringat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idBB- untuk PT PP Properti Tbk (PPRO) dan Obligasi Berkelanjutan (PUB) II. Prospek untuk peringkat perusahaan tetap negatif mencerminkan tekanan likuiditas yang berat di tengah kinerja bisnis yang masih lemah.
PGAS: Mengamankan pasokan gas dari Blok Cepu dan Blok Muriah untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. Kesepakatan pasokan gas tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli gas antara perseroan dengan Pertamina EP Cepu untuk pasokan gas dari Blok Cepu dan amendemen PJBG dengan Saka Energi Muriah Ltd untuk pasokan gas dari Blok Muriah.
BELL: Berhasil membukukan kinerja keuangan positif pada semester I-2024. Penjualan melonjak menjadi Rp. 281,35 miliar, naik 18% secara tahunan. Untuk meneruskan laju pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun, perseroan terus memperluas bisnis ritelnya melalui jaringan toko JOBB dan Jack Nicklaus dan berencana untuk menambah 10 lokasi point-of-sale. Hingga semester I-2024, perseroan telah membuka enam jaringan ritel baru.
BIRD: Optimistis pertumbuhan pendapatan akan terus berlanjut di semester I-2024 setelah mencatatkan pertumbuhan pendapatan 11% secara tahunan menjadi Rp. 2,32 triliun di semester I-2024. Untuk komposisi pendapatan, kontribusi terbesar masih akan didapat dari segmen taksi, sementara porsi kontribusi non taksi masih menempati porsi 10%-15%. Untuk tahun 2024 perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp. 2 triliun dimana Rp. 250 miliar khusus dialokasikan untuk pengadaan armada taksi dan infrastruktur transportasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
HERO: Menargetkan pertumbuhan kinerja yang lebih baik dibanding tahun 2023 seiring dengan realisasi kinerja yang mencapai pertumbuhan positif di semester I-2024. Perseroan membukukan penjualan sebesar Rp. 2,16 triliun, naik 4,16% secara tahunan. Di tahun 2024, perseroan berencana menambah sebanyak 40 gerasi Guardian dan juga menambah gerai IKEA.
CASS: Di semester I-2024 mencatatkan pendapatan sebesar Rp. 1,29 triliun, naik dibanding semester I-2023 yang sebesar Rp. 1,00 triliun. Sementara laba bersih tercatat naik dari Rp. 83,16 miliar menjadi Rp. 181,61 miliar.
-DISC ON-

Tentang Kami
Tata kelola










