Morning Note 10 September 2024
IHSG di perdagangan kemarin ditutup turun 19.11 poin atau melemah -0,25% setelah bergerak bervariasi disepanjang sesi perdagangan dalam range 7.654,73-7.748,33. Sebanyak 236 saham ditutup menguat, 353 saham ditutup melemah dan 211 saham stagnan. Secara sektoral, sebanyak 9 sektor ditutup melemah dengan pelemahan terbesar pada sektor IDXHealth dan IDXEnergy masing-masing –0,97% dan –0,62%. Pelemahan IHSG merespon data pasartenaga kerja AS yang mengecewakan. Tiga emiten perbankan big caps menjadi penekan terbesar IHSG di akhir perdagangan yakni saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang mencapai 5,5 indeks poin, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 5 indeks poin, dan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar 4,7 indeks poin. Bank Indonesia (BI) merilis data transaksi pada periode perdagangan 2-5 September 2024, di mana asing tercatat jual neto Rp 2,49 triliun terdiri dari beli neto Rp 2,65 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Rp 2,24 triliun di pasar saham, serta jual neto sebesar Rp 7,38 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Dari sisi mata uang, rupiah ditutup melemah 0,59% di angka Rp15.450/US$. Pergerakan rupiah dipicu oleh kenaikan indeks dolar AS (DXY) selama dua hari berturut-turut. Kenaikan ini didorong oleh data ketenagakerjaan AS. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih sebanyak Rp 422 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli yakni BBNI, ADRO, BMRI, BBCA dan BRIS. Sementara saham-saham yang paling banyak dijual yakni BBRI, ASII, ANTM, SMGR dan PTRO.
Indeks saham di bursa Wall Street di perdagangan tadi malam ditutup menguat. Indeks Dow ditutup menguat 1,20%, Indeks Nasdaq menguat 1,16% dan Indeks S&P menguat 1,16%. Penguatan indeks utama saat Investormenunggu data inflasi & pemangkasan suku bunga The Fed AS dan keputusan kebijakan Federal Reserve berikutnya minggu depan. Penguatan juga didorong dari adanya aksi beli setelah investor pada pasar saham lalu melakukan aksi jual ketika ata pekerjaan Agustus yang lebih lemah dari perkiraan pada hari Jumat diikuti data manufaktur yang lemah pada hari Selasa. Data penting akan dirilis pada pekan ini yakni, indeks harga konsumen (IHK), yang akan dirilis Rabu pagi. Data inflasi diharapkan dapat membantu menginformasikan apakah Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 atau 50 basis poin. Sebelas sektor industri utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan barang konsumsi diskresioner memimpin kenaikan, naik 1,63% diikuti oleh industri, yang naik 1,56%. Kenaikan terkecil adalah layanan komunikasi, yang naik 0,04%. Harga saham Apple ditutup naik hanya 0,04% setelah sebelumnya turun hampir 2% saat meluncurkan iPhone 16 yang didukung kecerdasan buatan. saham Boeing naik 3,4% setelah pembuat pesawat dan serikat pekerja terbesarnya mencapai kesepakatan sementara yang mencakup lebih dari 32.000 pekerja, mencegah kemungkinan pemogokan. Disisi lain, debat pertama antara kandidat presiden AS dari Partai Demokrat Kamala Harris dan kandidat Partai Republik Donald Trump menjelang pemilihan umum 5 November akan berlangsung Selasa malam atau Rabu pagi waktu Indonesia.
Dari kawasan regional pagi ini, Indeks Nikkei dibuka menguat 0,47% didukung melemahnya nilai tukar Yen dan reboundnya indeks di bursa Wall Street tadi malam.
IHSG di perdagangan hari ini diperkirakan bergerak sideways dengan berpotensi menguat. IHSG di perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak dalam range 7656/7608 - 7749/7796. Cermati: BRPT, UNTR, TKIM, CPIN, JSMR
TPMA: Menyampaikan bahwa telah mendirikan perusahaan patungan (JV) bersama-sama dengan PT Samudra Investama Maju (SIM) pada tanggal 6 September 2024. TPMA bersama SIM mendirikan perusahaan patungan bernama PT Trans Ocean Permata (TOP) dengan kepemilikan saham sebesar 51% dan SIM sebesar 49% serta tidak adanya hubungan afiliasi antara TPMA dan SIM.
GOLF: Menyampaikan bahwa telah mengantongi pra penjualan atau marketing sales sebesar Rp 165 miliar pada semester I-2024. Hal itu tingginya penjualan rumah mewah di cluster I ‘The Links Golf Villa’, Pecatu Indah Resort, Jimbaran, Bali. Pertumbuhan pendapatan tersebut ditopang kenaikan yang terjadi di segmen golf, yaitu dari Rp45,9 miliar menjadi Rp46,4 miliar. Adapun, penyumbang terbesar dari segmen ini adalah lapangan golf milik NKG yang ada di Bali dengan kenaikan jumlah round mencapai 7% year on year (yoy) menjadi 30.825 pegolf pada enam bulan pertama 2024.
KLBF: Akan focus untuk memperkuat pasar di kawasan Asia Tenggara melalui penambahan produk baru yang selaras dengan kebutuhan pasar. Perseroan mengambil langkah memperkuat penetrasi obat-obat onkologi di Asia Tenggara serta membentuk kemitraan strategis dengan Alliance Pharma, perusahaan asal Thailand. Adapun kontribusi ekspor perseroan berada di kisaran 5%-6% dari total penjualan yang dicatatkan oleh perseroan.
SMAR: Memacu bisnis biodiesel seiring dengan mandate bauran B35 di Indonesia. Perseroan meningkatkan kapasitasnya pabrik biodiesel dengan tingkat utilisasi sebesar 87% untuk mendukung penerapan mandate biodiesel B35 di Indonesia. Kapasitas total 2 pabrik biodiesel perseroan mencapai 1,05 juta ton per tahun.
GMFI: Berencana menggelar penambahan modal dengan HMETD (rights issue). Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 11.736.512.323 lembar saham seri B dengan nilai nominal sebesar Rp. 25 per lembar saham atau mewakili sebanyak-banyaknya 41,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
PNBN: Bakal menawarkan obligasi senilai Rp. 3,91 triliun yang merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan IV dengan proyeksi perolehan dana sebesar Rp. 15 triliun. Dana yang diperoleh, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja dalam pengembangan usaha terutama pemberian kredit.
TRIN: Mencatatkan marketing revenue sebesar Rp. 1,11 triliun hingga akhir Agustus 2024, melonjak 114% dibandingkan periode yang sama tahun yang sebesar Rp. 546,9 miliar. Perolehan tersebut telah mencapai 91% dari target tahun 2024 yang sebesar Rp. 1,2 triliun. Kenaikan tersebut didorong oleh kesuksesan proyek perumahan landed house Sequoia Hills di Sentul-Bogor.

Tentang Kami
Tata kelola










